deweyshouse.com – Tim Chicago White Sox menunjukkan performa yang mengejutkan di musim 2026 setelah menderita kerugian besar selama dua tahun sebelumnya. Setelah mencatatkan rekor terendah dengan 121 kekalahan di tahun 2024 dan menyelesaikan musim lalu dengan 60 kemenangan dan 102 kekalahan di bawah manajer rookie Will Venable, saat ini White Sox memiliki rekor 34-31, yang menempatkan mereka di posisi kedua di Wild Card Liga Amerika.
Perubahan drastis ini mengejutkan banyak pihak, termasuk analis yang memperkirakan tim ini hanya akan meraih 67 kemenangan musim ini. Namun, lebih dari sepertiga musim telah berlalu dan White Sox telah menunjukkan peningkatan signifikan, terutama dalam serangan dengan rata-rata 4.77 run per pertandingan. Terlebih lagi, tim ini memimpin liga dalam home run dengan 89, meskipun masalah pitching masih ada dengan rata-rata 4.65 run yang diperbolehkan per pertandingan.
Salah satu pemain kunci dalam kebangkitan tim adalah slugger Munetaka Murakami, yang sebelum cedera telah membukukan 15 home run dalam 38 pertandingan. Namun, cedera hamstring yang dialaminya pada akhir Mei menyebabkan ia harus absen dan berpotensi kembali pada akhir Juni.
Selain Murakami, manajemen tim di bawah Chris Getz melakukan banyak perubahan pada roster, membuang beberapa pemain lama yang tidak berkembang. General manager Getz juga sukses membawa masuk pemain baru seperti Chase Meidroth dan Kyle Teel.
Meskipun situasi masih jauh dari sempurna, dengan peluang playoff hanya 17,9%, kemajuan ini dipandang sebagai langkah positif setelah satu dekade yang penuh kesulitan. Tim ini sedang dalam proses pembangunan kembali dan mendapatkan perhatian baru sebagai tim kompetitif di Liga Amerika.