deweyshouse.com – Pertandingan pertama dan kedua dari Divisional Series American League (ALDS) membawa bencana bagi New York Yankees. Dalam Game 1, Yankees tidak berhasil memukul bola hingga inning kedelapan, terjebak dalam permainan tanpa hit dari Drew Rasmussen, pitcher utama Tampa Bay Rays. Situasi ini diperburuk oleh kesalahan defensif yang memalukan pada Game 2, yang menandakan performa buruk Yankees dalam beberapa postseason terakhir.
Pelatih Yankees, Aaron Boone, mengekspresikan kekecewaannya, menyatakan bahwa tim harus segera bangkit dari kekalahan ini dan merespons tantangan yang dihadapi. Statistik menunjukkan bahwa hanya 10 tim dalam sejarah Major League Baseball yang berhasil bangkit dari ketertinggalan 0-2 dalam serangkaian pertandingan terbaik dari lima. Yankees terakhir kali berhasil melakukan comeback seperti itu pada tahun 2017 di bawah bimbingan Aaron Judge.
Untuk memperbaiki situasi ini, Yankees perlu melakukan sejumlah hal menjelang Game 3 di Bronx. Pertama, pitcher Max Fried dan Carlos Rodón harus tampil maksimal, mengingat pitching Yankees selama ALDS sejauh ini cukup solid meskipun tim lawan mendapat enam run, sebagian besar tidak layak.
Kedua, Yankees perlu memasukkan lebih banyak pemain pemukul tangan kanan ke dalam lineup, mengingat mayoritas lineup saat ini didominasi oleh pemukul kidal yang memudahkan pitcher lawan untuk mengatur permainan. Ketiga, memanfaatkan keuntungan bermain di kandang sendiri menjadi faktor penting, mengingat Yankees memiliki performa yang lebih baik di stadion mereka sendiri dibandingkan saat bermain di stadion lawan.
Keberuntungan juga menjadi hal yang tak terpisahkan dalam olahraga; Yankees perlu mendapat dukungan dari faktor eksternal. Dalam situasi kritis ini, Boone menekankan pentingnya fokus, dan berusaha untuk meraih satu kemenangan terlebih dahulu untuk membalikkan keadaan dalam seri ini.