deweyshouse.com – Pitcher baseball, Trevor Rogers, mengalami masa sulit dalam dua musim terakhir setelah tampil menjanjikan di tahun 2021. Setelah hanya mampu melakukan empat kali start di musim 2023 karena masalah cedera, kinerjanya bahkan menurun, dengan kecepatan lemparan fastball mencapai titik terendah dalam karirnya di 91,9 mph. Rasio strikeoutnya juga anjlok ke hanya 17,3 persen, sementara tingkat walk meningkat menjadi 10 persen. Hal ini menarik perhatian tim Orioles yang kemudian merekrutnya, tetapi performanya tidak membaik dan ia lebih banyak berada di minor leagues.
Rogers memulai musim ini dengan optimism setelah menjalani pelatihan di Driveline Baseball selama offseason. Namun, harapannya untuk bangkit dari kinerja buruk 2022 terhenti setelah mengalami cedera bicep dan robekan sebagian pada otot lat kanan, yang membatasi kemampuannya untuk bermain. Selama empat startnya, terdapat tanda-tanda perbaikan, termasuk pengenalan lemparan sinker, meski hanya dalam 18 inning.
Ketidakpastian tentang ketahanannya menjadi perhatian, mengingat hanya mampu melakukan empat start tahun lalu dan 23 di musim sebelumnya. Meskipun begitu, secara statistik, Rogers membukukan ERA 6,11, namun mengalami peningkatan kecepatan fastball dan slider. Dengan peningkatan performa yang terlihat, Rogers diharapkan mampu kembali bersinar pada 2024, meskipun keberhasilan mengandalkan cedera di masa lalu menjadi pertanyaan besar.
Kondisi ini membuatnya menjadi pilihan yang menarik bagi manajer fantasy, meskipun dengan risiko yang harus dihadapi. Dengan latar belakang sebagai pemilih pertama di draft 2017, dan dengan proses pemulihan yang terus berlanjut, masa depan Rogers di liga utama menjadi kandidat penuh tanda tanya.